Mesin penyortiran ulat tepung hidup & mati dapat memisahkan ulat tepung hidup dan mati dengan efisiensi tinggi dan akurasi penyaringan. Efisiensi penyaringan dapat mencapai puluhan kali lipat dari penyaringan manual tradisional. Akurasi penyortiran dapat mencapai hampir 100% dengan pengoperasian yang tepat dan kondisi yang sesuai. Selama pengoperasian praktis, akurasi penyortiran mesin penyaring ulat tepung hidup & mati dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Penting bagi pengguna untuk memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi dan mengambil langkah-langkah efektif untuk meningkatkan akurasi.
Faktor-faktor yang mempengaruhi akurasi penyortiran
Jika tingkat penyaringan mesin penyaringan ulat bambu hidup & mati dioperasikan dengan metode berbeda dan di lingkungan berbeda, efisiensi dan akurasi penyaringan akan sangat bervariasi. Hal ini dikarenakan komponen-komponen pada mesin yang menentukan efek penyortiran perlu diatur secara fleksibel, sehingga ulat bambu hidup memiliki performa yang berbeda-beda pada kondisi yang berbeda-beda. dan bahwa kelompok ulat bambu mungkin berbeda satu sama lain. Pengguna perlu memperhatikan poin-poin ini untuk memberikan efek maksimal dari mesin penyaringan ulat bambu hidup & mati.

Suhu
Bila suhu lebih rendah dari 25 ℃ maka kemampuan merangkak Tenebrio Molitor akan sangat berkurang, sehingga serangga hidup akan langsung berjatuhan bersama serangga mati dan pupa saat mesin berjalan. Sehingga mempengaruhi keakuratan penyortiran.
Tindakan: coba untuk beroperasi di lingkungan yang sesuai, seperti di rumah kaca.
Kecepatan pemberian
Jika jumlah serangga yang dilepaskan tidak merata, terlalu cepat, atau terlalu lambat, ulat bambu akan berkumpul di ban berjalan. Serangga yang ada di ban berjalan tidak mempunyai kesempatan untuk menangkap ban berjalan dan kemudian langsung jatuh.
Tindakan: sesuaikan jumlah dan kecepatan pemberian ulat tepung secara merata.
Kualitas kelompok ulat tepung
Kelompok Tenebrio Molitor yang diberi pakan oleh petani yang berbeda mempunyai kinerja yang berbeda-beda. Semakin kuat kelompoknya, semakin efisien seleksinya. Sebaliknya, seleksinya justru lebih buruk.
Tindakan: Sesuaikan saluran serangga di bagian bawah sabuk konveyor atas dan bawah. Kelompok ulat tepung yang kuat pada suhu tinggi memiliki kekuatan merangkak yang kuat, jadi saluran serangga harus bergerak ke arah sabuk konveyor. Sebaliknya, bergerak ke arah yang berlawanan. Perhatikan untuk memastikan bahwa mesin penyaring ulat tepung hidup & mati dapat membiarkan serangga mati jatuh di saluran serangga dan tergelincir keluar. Pada saat yang sama, jaga jarak antara mulut atas saluran ulat tepung dan sabuk konveyor sekitar 3-4cm. Jika terlalu kecil, dapat secara langsung menggores serangga hidup.